eTravel Pass Filipina adalah sistem deklarasi kesehatan dan perjalanan digital wajib negara tersebut, yang diperlukan untuk semua penumpang yang tiba dan berangkat di bandara dan pelabuhan internasional Filipina. Jika Anda merencanakan perjalanan ke Filipina – baik sebagai turis yang tertarik dengan pantai-pantai murni Palawan dan Boracay, Pekerja Filipina di Luar Negeri yang kembali bersatu dengan keluarga, atau pelancong bisnis yang menghadiri konferensi di Manila – memahami cara kerja sistem eTravel sangat penting untuk pengalaman bandara yang lancar dan bebas stres. Kehilangan atau kesalahan dalam mengisi pendaftaran ini dapat mengakibatkan penolakan naik pesawat, waktu pemrosesan yang lebih lama di imigrasi, atau bahkan ditolak saat kedatangan.

Panduan komprehensif ini mencakup semua yang perlu Anda ketahui tentang eTravel Pass Filipina pada tahun 2026: apa itu, siapa yang perlu mendaftar, cara menyelesaikan pendaftaran langkah demi langkah, dokumen yang diperlukan, aturan masuk bebas visa, kesalahan umum yang harus dihindari, dan jawaban atas pertanyaan yang sering diajukan. Tandai halaman ini untuk perencanaan perjalanan Anda.
Apa Itu eTravel Pass Filipina?
eTravel Pass – secara resmi dikenal sebagai Sistem Informasi Perjalanan Filipina – adalah platform berbasis web gratis yang dikembangkan oleh pemerintah Filipina untuk mendigitalkan dan menyederhanakan proses kedatangan dan keberangkatan bagi semua pelancong internasional. Sistem ini merupakan hasil kolaborasi multi-agensi antara Biro Karantina (BOQ), Biro Imigrasi (BI), Biro Bea Cukai (BOC), dan Departemen Transportasi (DOTr).
Sistem eTravel diperkenalkan untuk menggantikan platform One Health Pass yang lebih lama, yang sendiri diterapkan selama pandemi COVID-19. Sementara pass kesehatan asli berfokus terutama pada deklarasi kesehatan dan catatan vaksinasi, sistem eTravel telah berkembang menjadi platform informasi perjalanan komprehensif yang melayani berbagai tujuan: skrining kesehatan, pemrosesan imigrasi, deklarasi bea cukai, dan pengumpulan data perjalanan.
Seluruh sistem beroperasi di bawah Undang-Undang Republik No. 11032, juga dikenal sebagai Undang-Undang Kemudahan Berbisnis dan Pelayanan Pemerintah yang Efisien. Undang-undang ini mengamanatkan digitalisasi layanan pemerintah untuk mengurangi birokrasi dan meningkatkan pengalaman warga. Sistem eTravel adalah salah satu implementasi paling terlihat dari undang-undang ini, memproses jutaan pelancong setiap tahun melalui antarmuka digital yang disederhanakan.
Fakta Kunci Tentang Sistem eTravel Filipina
- Biaya: Sepenuhnya gratis – tidak ada biaya yang dikenakan pada tahap pendaftaran mana pun. Jika sebuah situs web meminta Anda untuk membayar, itu bukan platform resmi.
- Situs web resmi: https://etravel.gov.ph – selalu verifikasi URL dimulai dengan
https://etravel.gov.ph - Aplikasi seluler: Tersedia melalui aplikasi super eGovPH (dapat diunduh dari Apple App Store dan Google Play Store)
- Siapa yang harus mendaftar: Semua penumpang internasional yang tiba dan berangkat, tanpa memandang kewarganegaraan, termasuk warga negara Filipina, warga negara asing, OFW, balikbayan, penumpang transit, dan penumpang kapal pesiar
- Kapan harus mendaftar: Dalam 72 jam (3 hari) sebelum jadwal kedatangan atau keberangkatan penerbangan Anda
- Kode QR: Kode QR unik dihasilkan setelah pendaftaran berhasil dan harus ditunjukkan di pos pemeriksaan imigrasi
Siapa yang Perlu Mendaftar untuk eTravel?
Semua Penumpang Internasional yang Tiba
Setiap orang yang memasuki Filipina melalui bandara atau pelabuhan internasional diwajibkan untuk menyelesaikan pendaftaran eTravel sebelum kedatangan. Tidak ada pengecualian berdasarkan kewarganegaraan, usia, atau tujuan kunjungan. Persyaratan ini berlaku untuk:
- Turis asing yang mengunjungi Filipina untuk liburan, tamasya, atau liburan pantai
- Pekerja Filipina di Luar Negeri (OFW) yang kembali pulang setelah bekerja di luar negeri
- Balikbayan – warga Filipina yang tinggal di luar negeri yang kembali ke Filipina untuk berkunjung, seringkali dengan hak istimewa khusus di bawah Program Balikbayan
- Pelancong bisnis dan peserta konferensi yang berkunjung untuk tujuan profesional
- Penumpang transit yang melewati bandara Filipina dalam perjalanan ke tujuan lain
- Penumpang kapal pesiar yang tiba di pelabuhan panggilan Filipina mana pun
- Pemegang paspor diplomatik dan resmi – bahkan diplomat harus menyelesaikan pendaftaran
- Penduduk tetap Filipina dari negara lain yang kembali untuk kunjungan
- Anak-anak dan bayi – semua penumpang, tanpa memandang usia, harus memiliki pendaftaran eTravel individu mereka sendiri
Penumpang Filipina yang Berangkat
Warga negara Filipina yang berangkat dari Filipina ke tujuan internasional juga diwajibkan untuk melengkapi deklarasi eTravel. Pendaftaran keberangkatan ini diperkenalkan untuk memfasilitasi pemrosesan imigrasi yang lebih lancar saat keberangkatan dan untuk mengumpulkan data perjalanan keluar untuk tujuan statistik pemerintah. Prosesnya identik dengan pendaftaran kedatangan – Anda cukup memilih “keberangkatan” sebagai arah perjalanan Anda.
Cara Mendaftar untuk eTravel: Panduan Langkah demi Langkah
Metode 1: Pendaftaran Web (Direkomendasikan untuk Sebagian Besar Pelancong)
Langkah 1: Kunjungi Situs Web Resmi
Buka browser web apa pun (Chrome, Safari, Firefox, Edge) di komputer, tablet, atau ponsel cerdas Anda dan navigasikan ke https://etravel.gov.ph. Situs web ini responsif dan berfungsi dengan baik di semua ukuran layar. Pastikan Anda berada di domain pemerintah resmi – hindari situs serupa yang mungkin mengenakan biaya atau mengumpulkan data Anda secara curang.
Langkah 2: Buat Akun atau Masuk
Jika ini adalah pertama kalinya Anda menggunakan eTravel, Anda harus membuat akun. Klik tombol pendaftaran dan berikan alamat email yang valid yang dapat Anda akses saat bepergian. Sistem akan mengirimkan email verifikasi – klik tautan konfirmasi untuk mengaktifkan akun Anda. Pengguna yang kembali dapat masuk dengan email dan kata sandi yang ada.
Langkah 3: Isi Informasi Pribadi
Lengkapi formulir pendaftaran dengan detail pribadi yang akurat. Setiap kolom harus sesuai dengan dokumen perjalanan Anda persis:
- Nama lengkap (persis seperti yang tercetak di paspor Anda – termasuk nama tengah dan akhiran)
- Tanggal lahir (hari, bulan, tahun)
- Jenis kelamin
- Kewarganegaraan dan negara tempat tinggal
- Nomor paspor dan tanggal kedaluwarsa paspor
- Alamat email dan nomor ponsel yang valid dengan kode negara
Langkah 4: Berikan Detail Perjalanan
Masukkan informasi perjalanan spesifik Anda. Bagian ini menghubungkan pendaftaran Anda dengan rencana perjalanan Anda yang sebenarnya:
- Nama maskapai dan nomor penerbangan (misalnya, “Philippine Airlines PR105”)
- Tanggal kedatangan atau keberangkatan
- Pelabuhan masuk – pilih bandara Filipina yang benar (Ninoy Aquino International Airport/NAIA Terminal 1, 2, atau 3; Mactan-Cebu International Airport; Clark International Airport; Davao Francisco Bangoy International Airport; Iloilo International Airport; atau lainnya)
- Tujuan perjalanan (pariwisata, bisnis, pekerjaan, transit, dll.)
- Alamat akomodasi Filipina – berikan nama hotel lengkap, alamat jalan, kota, dan provinsi. Jika menginap dengan keluarga atau teman, berikan alamat tempat tinggal mereka.
Langkah 5: Lengkapi Deklarasi Kesehatan
Bagian deklarasi kesehatan mengumpulkan informasi kesehatan dasar sebagai bagian dari sistem pemantauan kesehatan masyarakat pemerintah Filipina:
- Apakah Anda saat ini mengalami gejala apa pun (demam, batuk, kesulitan bernapas, dll.)
- Negara yang telah Anda kunjungi dalam 14 hari terakhir sebelum kedatangan
- Status vaksinasi untuk penyakit yang relevan (jika berlaku)
- Apakah Anda pernah melakukan kontak dengan siapa pun yang didiagnosis menderita penyakit menular
Pada tahun 2026, persyaratan khusus COVID-19 (pengujian, bukti vaksinasi) telah dilonggarkan, tetapi kolom deklarasi kesehatan tetap menjadi bagian dari formulir standar.
Langkah 6: Tinjau Semua Informasi dan Kirim
Sebelum mengirimkan, tinjau dengan cermat setiap informasi yang Anda masukkan. Kesalahan umum termasuk nama yang salah eja, nomor paspor yang salah, dan nomor penerbangan yang salah. Setiap perbedaan antara pendaftaran eTravel Anda dan dokumen perjalanan Anda yang sebenarnya dapat menyebabkan penundaan yang signifikan di imigrasi atau bahkan mengakibatkan penolakan naik pesawat. Setelah Anda yakin semuanya benar, kirimkan formulir.
Langkah 7: Simpan dan Unduh Kode QR Anda
Setelah pengiriman berhasil, sistem menghasilkan kode QR unik yang terikat pada perjalanan spesifik Anda. Ini adalah pass perjalanan digital Anda. Simpan dalam beberapa cara:
- Ambil tangkapan layar dan simpan ke galeri foto ponsel Anda
- Unduh versi PDF jika tersedia
- Kirimkan ke diri Anda sendiri sebagai cadangan
- Cetak salinan fisik sebagai pengaman jika baterai ponsel Anda habis
Petugas imigrasi di bandara keberangkatan dan kedatangan Anda akan memindai kode QR ini untuk memverifikasi pendaftaran Anda.
Metode 2: Aplikasi Seluler eGovPH
Pemerintah Filipina telah mengintegrasikan pendaftaran eTravel ke dalam aplikasi super eGovPH, yang merupakan platform layanan digital all-in-one pemerintah. Aplikasi ini tersedia secara gratis:
- iOS: Cari “eGovPH” di Apple App Store
- Android: Cari “eGovPH” di Google Play Store
Menggunakan aplikasi eGovPH untuk pendaftaran eTravel menawarkan beberapa keuntungan dibandingkan versi web:
- Akses kode QR offline: Setelah dihasilkan, kode QR Anda disimpan secara lokal di perangkat Anda dan dapat diakses bahkan tanpa koneksi internet di bandara
- Pemberitahuan push: Aplikasi mengirimkan pengingat saat jendela pendaftaran 72 jam terbuka untuk perjalanan terjadwal Anda
- Integrasi multi-layanan: Akses ke layanan digital pemerintah Filipina lainnya dari aplikasi yang sama, termasuk verifikasi ID nasional dan pembayaran pemerintah
- Pendaftaran berulang yang lebih cepat: Aplikasi menyimpan informasi pribadi Anda, sehingga perjalanan berikutnya membutuhkan lebih sedikit entri data
- Dukungan multi-bahasa: Antarmuka tersedia dalam bahasa Inggris dan Filipina dengan opsi bahasa tambahan
Jadwal dan Validitas Pendaftaran
| Detail | Persyaratan |
|---|---|
| Jendela pendaftaran dibuka | 72 jam (3 hari) sebelum kedatangan atau keberangkatan |
| Paling awal Anda dapat mendaftar | 3 hari sebelum jadwal penerbangan Anda |
| Paling lambat Anda dapat mendaftar | Harus diselesaikan sebelum check-in maskapai |
| Validitas kode QR | Satu kali pakai – hanya berlaku untuk satu perjalanan |
| Pendaftaran ulang | Diperlukan untuk setiap perjalanan baru ke atau dari Filipina |
| Validitas akun | Akun eTravel Anda tetap aktif; hanya kode QR yang kedaluwarsa |
Tips pro: Atur pengingat di ponsel Anda tepat 72 jam sebelum keberangkatan penerbangan Anda. Segera daftar saat jendela dibuka. Konektivitas internet bandara bisa tidak dapat diandalkan, terutama di bandara regional yang lebih kecil, dan menyelesaikan pendaftaran terlebih dahulu menghilangkan stres menit terakhir.
Dokumen Apa yang Anda Butuhkan untuk Pendaftaran eTravel?
Sebelum memulai pendaftaran eTravel Anda, siapkan dokumen dan informasi berikut:
-
Paspor yang valid – Harus berlaku setidaknya 6 bulan melebihi periode tinggal yang Anda inginkan di Filipina. Ini adalah persyaratan imigrasi Filipina standar yang diberlakukan di semua pelabuhan masuk. Jika paspor Anda kedaluwarsa dalam waktu 6 bulan dari tanggal kedatangan Anda, perbarui sebelum bepergian.
-
Konfirmasi pemesanan penerbangan – E-tiket atau konfirmasi pemesanan Anda yang menunjukkan nama maskapai, nomor penerbangan, dan tanggal perjalanan. Anda akan membutuhkan nomor penerbangan yang tepat (misalnya, “5J 929” untuk Cebu Pacific, “PR 655” untuk Philippine Airlines).
-
Detail akomodasi – Nama, alamat lengkap, dan kota/provinsi hotel, resor, Airbnb, atau tempat tinggal keluarga tuan rumah Anda di Filipina. Petugas imigrasi mungkin bertanya tentang akomodasi Anda, jadi siapkan informasi ini atau mudah diakses.
-
Tiket penerbangan kembali atau lanjutan – Pelancong bebas visa biasanya diminta untuk menunjukkan bukti perjalanan lanjutan dalam periode tinggal yang diizinkan. Pastikan Anda memiliki tiket kembali atau tiket ke tujuan berikutnya yang berada dalam durasi tinggal yang diizinkan.
-
Sertifikat vaksinasi – Meskipun vaksinasi COVID-19 tidak lagi wajib untuk masuk pada tahun 2026, membawa catatan vaksinasi Anda (digital atau fisik) masih direkomendasikan, terutama untuk demam kuning jika tiba dari negara-negara yang terkena dampak di Afrika atau Amerika Selatan.
-
Akses alamat email – Anda perlu memverifikasi email Anda selama pembuatan akun dan mungkin menerima pemberitahuan perjalanan penting atau pembaruan dari pemerintah Filipina.
Masuk Bebas Visa ke Filipina
Warga negara dari 157 negara dapat memasuki Filipina tanpa mendapatkan visa terlebih dahulu. Pendaftaran eTravel masih diperlukan untuk semua pelancong tanpa memandang status visa. Lama tinggal yang diizinkan bervariasi berdasarkan kewarganegaraan:
Tinggal Bebas Visa 59 Hari
Warga negara Brasil, Israel, dan kelompok negara terpilih lainnya diizinkan untuk tinggal di Filipina hingga 59 hari tanpa visa. Periode yang diperpanjang ini mencerminkan perjanjian bilateral antara Filipina dan negara-negara ini.
Tinggal Bebas Visa 30 Hari (Paling Umum)
Sebagian besar pelancong bebas visa, termasuk warga negara dari Amerika Serikat, Inggris Raya, Kanada, Australia, Jepang, Korea Selatan, Selandia Baru, dan sebagian besar negara anggota Uni Eropa, diberikan tinggal bebas visa 30 hari. Ini adalah pengaturan paling umum dan mencakup sebagian besar kunjungan turis ke Filipina.
Tinggal Bebas Visa 14 Hari
Warga negara dari negara-negara tertentu, termasuk India (pengaturan standar, meskipun masuk 30 hari yang ditingkatkan tersedia untuk warga negara India yang memegang visa yang valid dari negara-negara tertentu), diizinkan tinggal bebas visa 14 hari.
Warga Negara yang Membutuhkan Visa
Pelancong dari negara-negara yang tidak termasuk dalam daftar bebas visa harus mendapatkan visa yang sesuai dari kedutaan atau konsulat Filipina di negara asal mereka sebelum keberangkatan. Pendaftaran eTravel tetap wajib terlepas dari apakah Anda memegang visa atau memenuhi syarat untuk masuk bebas visa.
Catatan penting untuk semua pelancong bebas visa: Meskipun Anda tidak memerlukan visa, petugas imigrasi Filipina memiliki kebijaksanaan untuk meminta bukti perjalanan lanjutan (tiket kembali), bukti sarana keuangan yang cukup untuk masa tinggal Anda, dan detail akomodasi. Memiliki dokumen-dokumen ini tersedia di konter imigrasi dapat mencegah komplikasi.
eTravel untuk Penumpang Kapal Pesiar
Sistem eTravel mencakup jalur pendaftaran khusus untuk penumpang kapal pesiar yang tiba di pelabuhan Filipina. Jika Anda tiba di Filipina dengan kapal pesiar, Anda mengikuti proses pendaftaran yang serupa tetapi pilih opsi “kedatangan kapal pesiar” alih-alih “kedatangan penerbangan” dan masukkan nama kapal pesiar dan detail rencana perjalanan Anda alih-alih informasi penerbangan.
Pelabuhan kapal pesiar Filipina populer di mana pendaftaran eTravel diperlukan meliputi:
– Manila (Pelabuhan Manila – terminal kapal pesiar terbesar di negara ini)
– Cebu (Pelabuhan Internasional Kota Cebu)
– Subic Bay (Zona Bebas Subic Bay)
– Boracay (Pelabuhan Caticlan Jetty – gerbang ke Pulau Boracay)
– Puerto Princesa (Pelabuhan kapal pesiar utama Palawan)
Penumpang kapal pesiar harus menyelesaikan pendaftaran eTravel mereka sebelum kapal mereka berlabuh di pelabuhan Filipina. Beberapa jalur kapal pesiar menyediakan akses internet di kapal untuk tujuan ini, meskipun biaya konektivitas mungkin berlaku.
Kesalahan Pendaftaran eTravel Umum yang Harus Dihindari
Kesalahan selama pendaftaran eTravel adalah salah satu penyebab paling umum penundaan bandara dan komplikasi imigrasi bagi pelancong ke Filipina. Berikut adalah kesalahan paling sering dan cara menghindarinya:
1. Informasi Paspor yang Tidak Cocok
Nama pada pendaftaran eTravel Anda harus sesuai dengan paspor Anda karakter demi karakter. Ini termasuk nama tengah, akhiran (Jr., Sr., III), dan nama yang dihubungkan dengan tanda hubung. Bahkan satu perbedaan karakter – seperti “Michael” vs. “Micheal” – dapat menyebabkan pendaftaran Anda ditandai di imigrasi. Selalu salin nama Anda persis seperti yang muncul di zona yang dapat dibaca mesin di paspor Anda.
2. Nomor Penerbangan yang Salah
Memasukkan nomor penerbangan yang salah berarti kode QR Anda tidak akan cocok dengan catatan kedatangan atau keberangkatan Anda yang sebenarnya dalam sistem manifes maskapai. Ketidakcocokan ini dapat menyebabkan penundaan saat petugas imigrasi memverifikasi detail Anda secara manual. Periksa kembali nomor penerbangan Anda dengan konfirmasi pemesanan atau e-tiket Anda.
3. Mendaftar Terlalu Awal atau Terlalu Lambat
Sistem eTravel secara ketat memberlakukan jendela pendaftaran 72 jam. Mencoba mendaftar lebih dari 3 hari sebelum penerbangan Anda akan menghasilkan pesan kesalahan. Sebaliknya, menunggu sampai Anda tiba di bandara untuk mendaftar menciptakan stres dan penundaan yang tidak perlu, terutama jika Anda mengalami masalah konektivitas.
4. Tidak Menyimpan Kode QR
Jika Anda gagal menyimpan atau mengambil tangkapan layar kode QR Anda setelah pendaftaran, Anda perlu masuk kembali ke sistem eTravel di bandara untuk mengambilnya. Ini membutuhkan akses internet, yang mungkin terbatas atau mahal di beberapa bandara. Selalu simpan kode QR Anda segera setelah pendaftaran.
5. Menggunakan Situs Web Tidak Resmi atau Penipuan
Beberapa situs web pihak ketiga menyamar sebagai platform pendaftaran eTravel resmi. Situs-situs ini mungkin mengenakan biaya mulai dari $20 hingga $50, mengumpulkan data paspor Anda untuk tujuan penipuan, atau memberikan kode QR palsu. Hanya gunakan situs web resmi etravel.gov.ph atau aplikasi eGovPH. Pendaftaran selalu, tanpa kecuali, sepenuhnya gratis.
6. Informasi Kontak yang Kedaluwarsa
Pastikan alamat email dan nomor telepon Anda saat ini dan dapat diakses selama perjalanan Anda. Pemerintah Filipina dapat mengirimkan pemberitahuan perjalanan penting, peringatan kesehatan, atau pembaruan sistem ke informasi kontak pada pendaftaran Anda.
7. Pelabuhan Masuk yang Salah
Memilih bandara atau pelabuhan yang salah sebagai titik masuk Anda dapat menciptakan ketidakcocokan dalam sistem. Jika Anda terhubung melalui bandara Filipina sebelum mencapai tujuan akhir Anda, pilih bandara tempat Anda akan pertama kali melewati imigrasi.
Apa yang Terjadi di Bandara?
Memahami proses bandara membantu Anda mempersiapkan diri dan mengurangi kecemasan, terutama bagi pengunjung pertama kali ke Filipina.
Untuk Penumpang yang Tiba
-
Sebelum naik pesawat di bandara asal Anda: Banyak maskapai sekarang memeriksa pendaftaran eTravel yang valid di konter check-in atau gerbang keberangkatan. Beberapa maskapai akan menolak naik pesawat jika Anda tidak dapat menunjukkan kode QR yang valid. Siapkan kode QR Anda di layar ponsel Anda atau salinan cetak.
-
Selama penerbangan Anda: Beberapa maskapai mendistribusikan formulir bea cukai atau kedatangan tambahan selama penerbangan. Ini terpisah dari eTravel dan mungkin masih perlu dilengkapi.
-
Setibanya di bandara Filipina: Ikuti petunjuk ke area imigrasi. Bergabunglah dengan antrean yang sesuai (pemegang paspor asing atau warga negara Filipina). Ketika Anda mencapai konter imigrasi, petugas akan memindai kode QR eTravel Anda menggunakan perangkat genggam atau pemindai desktop.
-
Pemrosesan imigrasi: Setelah kode QR Anda diverifikasi, petugas imigrasi akan memproses masuk Anda mengikuti prosedur standar – memeriksa paspor Anda, bertanya tentang tujuan dan durasi masa tinggal Anda, dan berpotensi meminta untuk melihat tiket kembali atau konfirmasi akomodasi Anda.
-
Pengambilan bagasi dan bea cukai: Setelah melewati imigrasi, lanjutkan ke pengambilan bagasi. Deklarasi bea cukai Anda dari formulir eTravel terhubung ke kode QR Anda, yang dapat dirujuk oleh petugas bea cukai.
Untuk Penumpang yang Berangkat
-
Saat check-in maskapai: Tunjukkan kode QR keberangkatan eTravel Anda bersama dengan paspor dan konfirmasi pemesanan Anda. Agen maskapai akan memverifikasi pendaftaran Anda sebelum mengeluarkan boarding pass Anda.
-
Imigrasi (keberangkatan): Petugas imigrasi keberangkatan akan memindai kode eTravel Anda sebagai bagian dari proses keluar standar. Ini menggantikan kartu keberangkatan kertas lama untuk banyak pelancong.
eTravel dan Aplikasi Super eGovPH
Pemerintah Filipina telah secara agresif mendigitalkan layanan publik melalui aplikasi super eGovPH, yang berfungsi sebagai platform pemerintah digital pusat negara tersebut. Aplikasi ini jauh melampaui pendaftaran perjalanan dan menawarkan akses ke berbagai layanan pemerintah:
- Verifikasi dan ID digital ID Nasional Filipina (PhilSys)
- Pembayaran layanan pemerintah – membayar biaya, denda, dan tagihan secara elektronik
- Pengajuan dan pembayaran pajak melalui Biro Pendapatan Internal
- Pendaftaran manfaat sosial untuk program bantuan pemerintah
- Layanan catatan sipil – akta kelahiran, akta nikah
- Dokumentasi terkait perjalanan di luar eTravel
Dengan menggunakan aplikasi eGovPH untuk pendaftaran eTravel Anda, Anda mendapatkan akses tanpa batas ke semua layanan ini dari satu platform. Bagi pelancong yang sering bepergian ke dan dari Filipina, mengunduh dan membiasakan diri dengan aplikasi eGovPH sebelum perjalanan Anda sangat direkomendasikan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang eTravel
Apakah pendaftaran eTravel wajib untuk semua orang?
Ya. Semua penumpang internasional yang tiba di atau berangkat dari Filipina harus menyelesaikan pendaftaran eTravel. Tidak ada pengecualian berdasarkan usia, kewarganegaraan, atau tujuan perjalanan. Bahkan bayi dan anak-anak memerlukan pendaftaran individu mereka sendiri.
Berapa biaya pendaftaran eTravel?
Tidak ada. Pendaftaran eTravel sepenuhnya dan selamanya gratis. Pemerintah Filipina tidak membebankan biaya apa pun untuk layanan ini. Situs web, aplikasi, atau layanan apa pun yang mengklaim membebankan biaya untuk pendaftaran eTravel adalah penipuan atau perantara pihak ketiga yang tidak perlu.
Dapatkah saya mendaftarkan orang lain (anggota keluarga atau anak) untuk eTravel?
Ya. Anda dapat menyelesaikan pendaftaran atas nama orang lain, termasuk anggota keluarga lanjut usia, anak-anak, atau siapa pun yang membutuhkan bantuan. Anda akan membutuhkan detail paspor dan informasi perjalanan mereka. Setiap orang masih menerima kode QR individu mereka sendiri.
Bagaimana jika saya membuat kesalahan pada formulir eTravel yang saya kirimkan?
Anda dapat masuk kembali ke akun eTravel Anda dan mengedit pengajuan Anda sebelum tanggal perjalanan Anda. Sistem memungkinkan koreksi pada sebagian besar kolom. Jika Anda menemukan kesalahan di bandara, Anda mungkin perlu menyelesaikan pendaftaran baru dari awal.
Apakah anak-anak dan bayi membutuhkan pendaftaran eTravel mereka sendiri?
Ya. Setiap penumpang, tanpa memandang usia – termasuk bayi baru lahir – harus memiliki pendaftaran eTravel mereka sendiri dengan kode QR unik. Orang tua atau wali sah dapat menyelesaikan pendaftaran atas nama anak-anak mereka menggunakan detail paspor anak.
Bagaimana jika saya tidak memiliki akses internet di bandara?
Inilah mengapa Anda harus menyelesaikan pendaftaran eTravel Anda di hotel, rumah, atau lokasi mana pun dengan internet yang andal sebelum menuju ke bandara. Simpan kode QR sebagai tangkapan layar di galeri foto ponsel Anda dan secara opsional cetak cadangan kertas.
Apakah eTravel sama dengan visa?
Tidak. Sistem eTravel adalah platform deklarasi perjalanan dan skrining kesehatan, bukan visa. Menyelesaikan pendaftaran eTravel tidak memberi Anda izin untuk memasuki Filipina jika Anda berasal dari negara yang membutuhkan visa. Anda tetap harus mendapatkan visa yang sesuai dari kedutaan atau konsulat Filipina jika kewarganegaraan Anda memerlukannya.
Berapa lama kode QR eTravel berlaku?
Setiap kode QR hanya berlaku untuk satu perjalanan. Setelah perjalanan Anda selesai, kode QR tersebut kedaluwarsa. Anda harus menyelesaikan pendaftaran eTravel baru untuk setiap kedatangan atau keberangkatan berikutnya.
Dapatkah penduduk tetap atau pemegang visa jangka panjang melewati eTravel?
Tidak. Semua pelancong internasional, tanpa memandang status imigrasi mereka di Filipina – termasuk penduduk tetap, pemegang izin kerja khusus, pemegang visa pelajar, dan pensiunan dengan visa SRRV – harus menyelesaikan pendaftaran eTravel untuk setiap perjalanan internasional.
Bahasa apa saja yang tersedia di platform eTravel?
Platform eTravel terutama mendukung bahasa Inggris dan Filipina (Tagalog). Antarmuka dirancang agar intuitif bagi pelancong internasional dengan label, tooltips, dan instruksi yang jelas dalam kedua bahasa.
Apakah saya perlu mencetak kode QR eTravel saya?
Mencetak tidak wajib tetapi sangat direkomendasikan sebagai cadangan. Salinan digital di ponsel Anda sudah cukup, tetapi memiliki salinan kertas memastikan Anda dapat menunjukkan kode QR Anda bahkan jika ponsel Anda kehabisan daya atau mengalami masalah teknis.
Tips untuk Pengalaman eTravel yang Lancar
- Daftar lebih awal: Selesaikan pendaftaran Anda segera setelah jendela 72 jam dibuka. Jangan menunggu sampai Anda berada di bandara.
- Hanya gunakan platform resmi: Daftar secara eksklusif melalui etravel.gov.ph atau aplikasi eGovPH. Hindari layanan pihak ketiga.
- Simpan kode QR Anda di beberapa tempat: Tangkap layar, kirimkan ke diri Anda sendiri melalui email, dan secara opsional cetak salinan fisik.
- Periksa kembali setiap detail: Verifikasi nomor paspor Anda, nomor penerbangan, ejaan nama Anda, dan tanggal perjalanan sebelum mengirimkan.
- Jaga paspor Anda dalam jangkauan: Anda akan membutuhkan nomor paspor dan tanggal kedaluwarsa selama proses pendaftaran.
- Pantau pemberitahuan perjalanan: Persyaratan masuk Filipina dapat berubah. Periksa situs resmi etravel.gov.ph, situs web Biro Imigrasi, dan pemberitahuan perjalanan maskapai Anda sebelum keberangkatan.
- Tiba di bandara dalam keadaan siap: Siapkan salinan digital (di ponsel Anda) dan salinan fisik (cetak) kode QR Anda agar mudah diakses.
- Unduh aplikasi eGovPH sebelum perjalanan Anda: Jika Anda berencana untuk mengunjungi Filipina secara teratur, aplikasi ini menyederhanakan pendaftaran berulang dan menyediakan akses offline ke kode QR Anda.
- Gunakan koneksi internet yang stabil: Selesaikan pendaftaran Anda pada koneksi Wi-Fi yang andal daripada mengandalkan data seluler atau Wi-Fi bandara.
- Periksa validitas paspor Anda: Pastikan paspor Anda berlaku setidaknya 6 bulan melebihi tanggal keberangkatan yang direncanakan dari Filipina.
Kesimpulan
eTravel Pass Filipina adalah persyaratan yang sederhana namun wajib bagi siapa pun yang bepergian ke atau dari Filipina. Dengan mendaftar melalui situs web resmi etravel.gov.ph atau aplikasi seluler eGovPH dalam jendela 72 jam sebelum perjalanan Anda, Anda memastikan pengalaman imigrasi yang lancar di bandara atau pelabuhan Filipina mana pun. Prosesnya sepenuhnya gratis, hanya membutuhkan beberapa menit untuk diselesaikan, dan menghasilkan kode QR unik yang berfungsi sebagai pass perjalanan digital Anda melalui pelabuhan masuk Filipina.
Apakah Anda seorang pengunjung pertama kali yang terpesona oleh 7.641 pulau Filipina, seorang warga Filipina yang kembali untuk berhubungan kembali dengan keluarga dan orang-orang terkasih, atau seorang pelancong bisnis yang sering menavigasi distrik komersial Manila yang ramai, menyelesaikan pendaftaran eTravel Anda terlebih dahulu adalah cara paling sederhana dan paling efektif untuk memulai perjalanan Filipina Anda dengan langkah yang benar. Jangan menundanya sampai menit terakhir – daftar segera setelah jendela dibuka, simpan kode QR Anda, dan bepergian dengan percaya diri.
Terakhir diperbarui: Juli 2026. Untuk persyaratan terbaru dan setiap perubahan pada sistem eTravel, selalu periksa situs web eTravel resmi dan Biro Imigrasi sebelum perjalanan Anda.